
Brebes – Dalam rangka meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, SMK Ma’arif NU 03 Larangan, Kabupaten Brebes, menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Peningkatan Relevansi Pembelajaran dengan Menghadirkan Praktisi Dunia Kerja.” Kegiatan ini menghadirkan dosen praktisi dari Universitas Bima Sakapenta (UBISA) sebagai narasumber utama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari, mulai tanggal 19 hingga 23 Desember 2025, bertempat di Laboratorium Komputer SMK Ma’arif NU 03 Larangan, Kabupaten Brebes. Program ini diikuti oleh siswa-siswi SMK Ma’arif NU 03 Larangan dengan tujuan membekali peserta didik dengan wawasan praktis yang relevan dengan dunia kerja dan dunia usaha, khususnya di bidang pengelolaan keuangan.
Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Syarif Hidayatulloh, S.E., M.M., dosen Program Studi Akuntansi Universitas Bima Sakapenta (UBISA) yang juga dikenal sebagai praktisi pasar modal yang berkompeten di Kota Tegal. Kehadiran beliau memberikan nilai tambah tersendiri karena materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis pengalaman nyata di dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Syarif Hidayatulloh, S.E., M.M. menyampaikan materi tentang cara cerdas mengelola keuangan sejak dini bagi siswa, mulai dari pengelolaan uang saku, perencanaan keuangan sederhana, hingga pentingnya literasi keuangan sebagai bekal masa depan. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan pasar modal sebagai salah satu alternatif untuk memperoleh penghasilan tambahan secara legal dan terencana.
“Literasi keuangan harus ditanamkan sejak usia sekolah. Dengan pemahaman yang baik, siswa tidak hanya mampu mengelola keuangannya secara bijak, tetapi juga dapat melihat peluang untuk mengembangkan dana secara produktif, salah satunya melalui pasar modal,” ungkap Syarif Hidayatulloh, S.E., M.M.
Ia juga menambahkan bahwa pengenalan pasar modal kepada siswa SMK bertujuan untuk membangun pola pikir jangka panjang dan kesiapan menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
“Pasar modal bukan sekadar investasi, tetapi sarana pembelajaran disiplin, analisis, dan pengambilan keputusan. Dengan bimbingan yang tepat, siswa dapat memahami cara mendapatkan tambahan penghasilan secara cerdas dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Kepala SMK Ma’arif NU 03 Larangan, Bapak Ahmad Jabidi, S.T., M.Pd., menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya UBISA, sangat penting dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dosen UBISA yang juga praktisi dunia kerja. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan wawasan nyata dan keterampilan praktis yang tidak hanya didapatkan dari pembelajaran di kelas,” ujar Ahmad Jabidi, S.T., M.Pd.
Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lulusan SMK agar lebih siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMK Ma’arif NU 03 Larangan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan pribadi serta mampu mengenali peluang pengembangan keuangan sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Universitas Bima Sakapenta (UBISA) dan satuan pendidikan menengah kejuruan dalam mendukung peningkatan kompetensi dan kesiapan lulusan menghadapi tantangan masa depan.