
Kota Tegal, 7 Juni 2026 ā Pemerintah Kota Tegal memberikan dukungan penuh terhadap program internasionalisasi pendidikan yang dijalankan Universitas Bima Sakapenta (UBISA). Dukungan tersebut ditunjukkan melalui pelepasan simbolis 11 mahasiswa UBISA yang akan mengikuti program International Internship di Taiwan. Acara pelepasan berlangsung di Kantor Wali Kota Tegal dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, serta dihadiri jajaran pimpinan UBISA dan Yayasan Pendidikan Bima Sakapenta (YAPBISA).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas YAPBISA dr. Farid Sura Wijaya, M.M., Sp.U., Ketua YAPBISA Khafdilah MS., S.Kom., S.H., M.H., Rektor UBISA Drs. Agus Suprihadi, M.T., Wakil Rektor II Dra. Surtiati, M.Pd., Perwakilan Dosen Muamar Riza Pahlevi, M.H., Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional Ulul Absor, S.E., M.M., Sekretaris Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional Ulfia Eka P., B.A., serta Kepala Biro Humas Moh. Sya’bani, S.Kom., M.Ds.
Pelepasan ini menjadi momentum penting bagi UBISA dalam memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman kerja lintas negara. Sebanyak 11 mahasiswa yang dilepas secara simbolis akan bergabung dengan berbagai perusahaan dan institusi mitra di Taiwan untuk mengikuti program magang internasional selama beberapa bulan ke depan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi atas langkah UBISA yang terus membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman global.
āSaya merasa bangga melihat mahasiswa Kota Tegal dan sekitarnya mampu bersaing hingga mendapatkan kesempatan magang di Taiwan. Ini bukan hanya membawa nama baik UBISA, tetapi juga membawa nama baik Kota Tegal dan Indonesia. Saya berharap para mahasiswa dapat menjaga sikap, menunjukkan etos kerja yang baik, serta menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya untuk kemudian diterapkan ketika kembali ke tanah air,ā ujar Wali Kota Tegal.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tegal akan terus mendukung berbagai program pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan kerja sama internasional.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bima Sakapenta, Khafdilah MS., S.Kom., S.H., M.H., menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil dari komitmen UBISA dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan global.
āProgram International Internship ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam dunia kerja internasional. Kami ingin mahasiswa UBISA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman global, kemampuan bahasa asing, serta wawasan budaya yang luas. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tegal yang telah memberikan dukungan dan motivasi kepada para mahasiswa kami,ā ungkap Khafdilah.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UBISA Drs. Agus Suprihadi, M.T. menjelaskan bahwa program internasional tersebut terus menunjukkan perkembangan yang sangat positif dari tahun ke tahun.
āSaat ini terdapat 34 mahasiswa UBISA yang telah lolos dalam program International Internship di Taiwan. Dari jumlah tersebut, 24 mahasiswa telah dinyatakan lolos wawancara. Sebanyak satu mahasiswa telah lebih dahulu diberangkatkan dan mulai menjalani magang di Taiwan. Hari ini kita melepas 11 mahasiswa untuk keberangkatan gelombang berikutnya. Selain itu, terdapat delapan mahasiswa yang sedang dalam proses pengurusan Suhan atau izin tinggal, serta empat mahasiswa lainnya sedang menyelesaikan kelengkapan administrasi. Ini menunjukkan bahwa minat dan kesiapan mahasiswa UBISA untuk berkiprah di tingkat internasional semakin meningkat,ā jelasnya.
Rektor menambahkan bahwa pengalaman magang internasional akan menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (KUI) UBISA, Ulul Absor, S.E., M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara UBISA dengan berbagai mitra internasional, khususnya di Taiwan.
āKami terus melakukan pendampingan secara menyeluruh mulai dari seleksi, pelatihan bahasa, persiapan budaya kerja, hingga proses administrasi keberangkatan. Alhamdulillah, hingga saat ini progres program berjalan sesuai target. Keberangkatan 11 mahasiswa pada gelombang kali ini menjadi bukti bahwa UBISA serius dalam membuka akses internasional bagi mahasiswa. Kami optimistis jumlah peserta program ini akan terus bertambah pada periode-periode berikutnya,ā tutur Ulul Absor.
Usai kegiatan pelepasan simbolis, para mahasiswa mendapatkan kesempatan berdialog dengan Wali Kota Tegal serta menerima motivasi untuk menjaga nama baik almamater dan bangsa selama berada di luar negeri.
Keberangkatan 11 mahasiswa UBISA menuju Taiwan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026, melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Para mahasiswa akan menjalani berbagai tahapan orientasi sebelum memulai aktivitas magang di perusahaan dan institusi mitra yang telah ditentukan.
Program International Internship ini menjadi salah satu program unggulan Universitas Bima Sakapenta dalam mewujudkan visi kampus berdaya saing global, sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan kemampuan bahasa asing, memperluas jejaring profesional, dan memperkuat kesiapan menghadapi dunia kerja di era globalisasi.


