Audiensi KPU Kota Tegal dengan UBISA Bahas Penguatan Pendidikan Pemilih dan Kerja Sama Strategis

Tegal, 29 April 2026. KPU Kota Tegal melakukan audiensi strategis dengan Universitas Bima Sakapenta (UBISA) dalam rangka menjajaki sekaligus memperkuat kerja sama kelembagaan di bidang kepemiluan. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui peran aktif generasi muda.

Rombongan KPU Kota Tegal dipimpin langsung oleh Ketua KPU, Karyudi Prayitno, S.H., bersama empat komisioner lainnya. Turut hadir Sekretaris KPU Kota Tegal, Andi Budi Harjanto, S.T., yang ikut memperkuat pembahasan dari sisi kelembagaan dan teknis. Kehadiran jajaran KPU ini disambut hangat oleh Rektor UBISA, Drs. Agus Suprihadi, M.T., didampingi Kaprodi S1 Hukum UBISA, Muamar Riza Pahlevi, S.I.P., M.H., beserta jajaran civitas akademika.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Fokus utama pembahasan meliputi pendidikan pemilih, pengembangan sumber daya manusia, riset kepemiluan, hingga pelaksanaan program magang mahasiswa di lingkungan KPU. Selain itu, turut dibahas kemungkinan pelaksanaan kegiatan bersama seperti seminar, kuliah umum, diskusi publik, serta program “KPU Goes to Campus” yang menyasar mahasiswa sebagai pemilih pemula dan agen perubahan.

Rektor UBISA, Drs. Agus Suprihadi, M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan KPU Kota Tegal. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam pemahaman nilai-nilai demokrasi.

“Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan praktik nyata di lapangan, khususnya dalam bidang kepemiluan. Kami berharap mahasiswa UBISA dapat terlibat aktif dalam berbagai program KPU, sehingga mereka memiliki pengalaman langsung sekaligus pemahaman yang komprehensif tentang proses demokrasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor UBISA juga menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi kampus dalam mencetak lulusan yang adaptif, kritis, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia optimistis kerja sama ini akan memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Tegal, Karyudi Prayitno, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan, termasuk UBISA. Menurutnya, peran kampus sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemilu.

“Kampus merupakan salah satu mitra strategis kami dalam menyebarluaskan pendidikan pemilih. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat melibatkan mahasiswa dalam berbagai program, mulai dari magang, penelitian, hingga menjadi relawan demokrasi. Ini penting untuk menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

beliau juga menekankan bahwa pendidikan pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab KPU semata, tetapi memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan. Dengan keterlibatan mahasiswa, diharapkan informasi kepemiluan dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif di tengah masyarakat.

Audiensi berlangsung dalam suasana interaktif, di mana kedua pihak saling bertukar gagasan dan pandangan terkait penguatan demokrasi di tingkat lokal. Diskusi yang terbangun menunjukkan adanya kesamaan visi dalam mendorong peningkatan kualitas pemilu melalui edukasi dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, direncanakan akan dilakukan penyusunan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar hukum kerja sama antara KPU Kota Tegal dan UBISA. Dengan adanya MoU tersebut, berbagai program kolaboratif diharapkan dapat segera direalisasikan secara konkret dan berkelanjutan.

Melalui audiensi ini, diharapkan hubungan antara KPU Kota Tegal dan UBISA semakin erat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di Kota Tegal.

Share
Scroll to Top