
SEMARANG ā UBISA (Universitas Bima Sakapenta) melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, dalam rangka membahas potensi pengembangan kampus, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah di Jawa Tengah.
Audiensi yang berlangsung hangat dan penuh suasana konstruktif tersebut menjadi momentum penting bagi UBISA untuk memperkenalkan berbagai program pengembangan kampus sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam bidang pendidikan tinggi.
Rombongan UBISA dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Bima Sakapenta, Khafdilah MS., S.Kom., S.H., M.H., didampingi Rektor UBISA Drs. Agus Suprihadi, M.T., Wakil Rektor II Dra. Surtiati, M.Pd., serta sejumlah dosen UBISA yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Dalam audiensi itu, berbagai potensi pengembangan kampus menjadi topik utama pembahasan, mulai dari penguatan kualitas akademik, pengembangan program studi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan masyarakat, hingga peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Pantura Barat Jawa Tengah.
Ketua Yayasan Pendidikan Bima Sakapenta, Khafdilah MS., S.Kom., S.H., M.H., menyampaikan bahwa UBISA terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang mampu mencetak lulusan unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tengah perkembangan zaman.
āUBISA terus melakukan transformasi dan pengembangan agar mampu menjadi kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Audiensi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,ā ujarnya.
Sementara itu, Rektor UBISA (Universitas Bima Sakapenta), Drs. Agus Suprihadi, M.T., menjelaskan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan global.
Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut perguruan tinggi untuk lebih adaptif, inovatif, dan mampu membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
āKampus harus mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan karakter. Karena itu, kami terus mendorong penguatan tata kelola, peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,ā kata Agus Suprihadi.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor II UBISA, Dra. Surtiati, M.Pd., turut menyampaikan pentingnya dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Jawa Tengah.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, menyambut baik audiensi dan berbagai gagasan pengembangan yang disampaikan oleh UBISA. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran besar dalam membentuk generasi muda yang unggul, berakhlak, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah.
āKami sangat mengapresiasi semangat UBISA dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi di Jawa Tengah. Perguruan tinggi harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan SDM, menciptakan lulusan yang inovatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,ā ujar Taj Yasin Maimoen.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah dalam membangun pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi.
āPemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi bersama perguruan tinggi agar pembangunan sumber daya manusia di Jawa Tengah dapat berjalan optimal. Kami berharap UBISA terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,ā tambahnya.
Audiensi tersebut juga menjadi ruang diskusi terkait peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, hingga peningkatan kompetensi generasi muda di era digital.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaboratif. Di akhir audiensi, kedua pihak berharap komunikasi dan sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan demi mendukung kemajuan pendidikan tinggi dan pembangunan daerah di Jawa Tengah.

